.

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

BEBERAPA POSISI HUBUNGAN SEKS TERBAIK SELAMA KEHAMILAN:

• Posisi wanita diatas. Posisi ini yang paling nyaman untuk banyak ibu hamil terutama karena wanita hamil dapat mengontrol kedalaman penetrasi.

• Posisi duduk. Posisi ini biasanya pada kehamilan pertengahan atau lanjut dimana tidak memerlukan banyak gerakan. Pria duduk dan wanita duduk diatasnya saling berhadapan atau membelakangi yang pria bila perut sudah sangat besar. Posisi ini juga memungkinkan wanita untuk mengontrol kedalaman penetrasi.

• Posisi laki-laki diatas tetapi berbaring hanya separuh tubuh.

• Posisi berlutut atau berdiri.

Yang paling penting dari semua posisi seks selama kehamilan ini adalah jangan meletakkan berat badan anda ke perut ibu hamil selama hubungan seksual atau batasilah tekanan diperut ibu hamil.

Yang tetap harus anda ingat, bahwa hubungan seksual dapat menjdi salah satu bagian penting dalam pernyataan perasaan kasih saying, rasa aman dan tenang, kebersamaan, kedekatan perasaan dalam hubungan suami isteri. Tetapi jangan menjadikan hubungan seks memegang peranan paling berkuasa dalam keselarasan hubungan suami isteri. Anda tetap dapat menyatakan perasaan kasih sayang dengan saling bertukar pikiran (komunikasi), berpelukan, ciuman, ataupun pijatan tanpa harus melakukan hubungan seksual. Yang terpenting mencoba untuk saling mengerti keinginan pasangan. READMORE...

Eks Kadensus 88: Saya Yakin Ada Orang Dalam Terlibat Bom merriod

Mantan Kepala Detasemen Khusus (Densus) Brigjen Pol (Purn) Suryadarma yakin ada keterlibatan orang dalam saat bom di JW Marriott dan Ritz-Carlton terjadi. Selain itu dia juga yakin bila bom dirakit di luar dan kemudian dibawa ke dalam hotel.


"Saya yakin ada orang dalam," kata Suryadarma dalam diskusi TV One di Hotel Nikko, Jl Thamrin, Jakarta, Selasa (21/7/2009).

Menurut dia, dari pengalaman menyelidiki kasus terorisme, para pelaku bom bunuh diri diduga tidak merakit bom di dalam, tapi membawanya dari luar. Karena itu dia yakin ada orang dalam yang terlibat.

"Kelompok Noordin tidak mungkin merakit di dalam," tutupnya.

Sementara itu pihak kepolisian mengaku tidak mau berspekulasi perihal bagaimana bom dan bahan peledak bisa masuk ke dalam hotel. Saat ini polisi terus melakukan penyelidikan.

"Itu juga masih kita selediki, apakah memang kelalaian petugas yang jaga atau tidak
bisa dideteksi. Masih dicek," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna dalam jumpa pers di Media Center, Bellagio, Mega Kuningan, Jakarta. READMORE...

Cari: Penghitungan Tahap Kedua Versi KPU Dibatalkan MA


Mahkamah Agung (MA) memenangkan permohonan hak uji materiil yang diajukan oleh beberapa caleg DPR RI dari Partai Demokrat (PD) Zaenal Ma'arif Cs terhadap peraturan KPU Nomor 15/2009, khususnya pasal 22 huruf c dan pasal 23 ayat 1 dan 3. Pasal-pasal dalam peraturan KPU ini dinilai bertentangan dengan UU No 10/2008 pasal 205 ayat 4.

Karena itulah MA meminta agar KPU membatalkan pasal-pasal yang terdapat dalam peraturan KPU tentang penetapan calon terpilih pada tahap kedua. Selain itu, KPU juga diharuskan merevisi keputusan KPU No 259/Kpts/KPU/Tahun 2009 tentang penetapan perolehan kursi pileg.

Demikianlah bunyi petikan putusan MA dalam perkara gugatan Zaenal Ma'arif CS yang diterima detikcom, Rabu malam (22/7/2009) sebagaimana yang ditandatangani Panitera Muda MA Ashadi SH. Sidang perkara ini diketuai oleh Ahmad Sukardja dengan didampingi para hakim anggota antara lain Imam Soebechi dan Marina Sidabutar.

Dalam putusan MA ini, KPU juga diminta untuk menunda pelaksanaan keputusan KPU No 259/Kpts/KPU/Tahun 2009 tentang penetapan perolehan kursi parpol serta pemilu anggota DPR dalam pileg 9 April lalu. Keputusan ini ditetapkan oleh majelis hakim pada Kamis, 18 Juli dalam sidang terbuka di MA.

Untuk diketahui, pasal 22 huruf c dan pasal 23 ayat (1) dan (3) peraturan KPU No 15/2009 berisi tentang pedoman teknis penetapan dan pengumpulan hasil pemilu, tatacara penetapan perolehan kursi, penetapan calon terpilih dan penggantian calon terpilih dalam pemilu DPR, DPD, DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota.

Caleg-caleg PD yang menggugat selain Zaenal Ma'arif antara lain, Yosef B Badoeda (Caleg Dapil NTT I), M. Utomo A Karim (Caleg Dapil VII Jatim), dan Mirda Rasyid (Caleg Dapil I lampung). Para caleg ini menilai peraturan KPU tentang pasal-pasal tersebut di atas dinilai merugikan dirinya dan bertentangan dengan UU Pemilu 10/2008. READMORE...

Kehidupan cinta di musim panas

Bangkitlah, kekasihku, menuju dataran, sebab saat panen telah tiba dan waktu menuai hasil telah dekat.

Butir padi dimatangkan oleh matahari dengan kehangatan cintanya kepada alam, datanglah sebelum kawanan burung memakan bebuahan dari kerja kita, dan kawanan semut mengganyang kebun kita.

Datanglah, mari kita himpun panenan bumi bagai jiwa butir padi yang bahagia karena manaburkan kepenuhannya direlung hati kita.

Dan mengisi lumbung gandum kita dengan karunia alam bagai sang hidup membuat gudang dari hati kita.

Datanglah, pengantinku, mari kita anyam rerumputan ranjang kita dan langit tutup seprei tempat tidur kita.

Marilah kita sandarkan kepala pada bantal lembut jerami dan mencari kenyamanan disana setelah membanting tulang seharian dan mendengarkan musik dari bisikan arus sungai di lembah.

READMORE...

Kehidupan cinta di musim semi

Datanglah, kekasihku, marilah berjalan dianatara bukit kecil sebab salju telah mencair dan kehidupn terjagadari tidurnya, mengembara melintasi berbagai bukit serta lembah ngarai.

Datanglah, mari kita ikuti langkah kakii musim semi di padang yang sangat jauh .

Datanglah, kita akan mendaki ketinggian dan memandang kehijauan bergelombang didataran rendah.

Fajar musim semi telah menanggalkan pakaian yang disembunyikan oleh malam musim dingin, pohon persik dan apel berdandan bagai pengantin di malam kemuliaan.

Berbuah anggur terjaga, sulurnya berjalinan bagai sepasang kekasih berpelukan.

Arus air berlari dan berjingkrak diantara batu karang yang menyanyikan lagu gembira.

Bunga-bunga mendadak keluar dari hati alam bagai buih di pucuk ombak laut.

Datanglah, kekasihku, biarlah diriku meminum air mata hujan yang menghabiskan dari cawan bunnga narsis dan mengisi hati kami dari kicauan burung yang menyenangkan.

Marilah kita luluri angin sepoi dengan wangian dan duduk dekat batu karang nun jauh disana di mana bersembunyi bunga lembayung saling memberi ciuman cinta.

by: KG

next

READMORE...

Kehidupan cinta di musim semi

Datanglah, kekasihku, marilah berjalan dianatara bukit kecil sebab salju telah mencair dan kehidupn terjagadari tidurnya, mengembara melintasi berbagai bukit serta lembah ngarai.

Datanglah, mari kita ikuti langkah kakii musim semi di padang yang sangat jauh .

Datanglah, kita akan mendaki ketinggian dan memandang kehijauan bergelombang didataran rendah.

Fajar musim semi telah menanggalkan pakaian yang disembunyikan oleh malam musim dingin, pohon persik dan apel berdandan bagai pengantin di malam kemuliaan.

Berbuah anggur terjaga, sulurnya berjalinan bagai sepasang kekasih berpelukan.

Arus air berlari dan berjingkrak diantara batu karang yang menyanyikan lagu gembira.

Bunga-bunga mendadak keluar dari hati alam bagai buih di pucuk ombak laut.

Datanglah, kekasihku, biarlah diriku meminum air mata hujan yang menghabiskan dari cawan bunnga narsis dan mengisi hati kami dari kicauan burung yang menyenangkan.

Marilah kita luluri angin sepoi dengan wangian dan duduk dekat batu karang nun jauh disana di mana bersembunyi bunga lembayung saling memberi ciuman cinta.

by: KG

next

READMORE...

Kehidupan cinta di musim semi

Datanglah, kekasihku, marilah berjalan dianatara bukit kecil sebab salju telah mencair dan kehidupn terjagadari tidurnya, mengembara melintasi berbagai bukit serta lembah ngarai.

Datanglah, mari kita ikuti langkah kakii musim semi di padang yang sangat jauh .

Datanglah, kita akan mendaki ketinggian dan memandang kehijauan bergelombang didataran rendah.

Fajar musim semi telah menanggalkan pakaian yang disembunyikan oleh malam musim dingin, pohon persik dan apel berdandan bagai pengantin di malam kemuliaan.

Berbuah anggur terjaga, sulurnya berjalinan bagai sepasang kekasih berpelukan.

Arus air berlari dan berjingkrak diantara batu karang yang menyanyikan lagu gembira.

Bunga-bunga mendadak keluar dari hati alam bagai buih di pucuk ombak laut.

Datanglah, kekasihku, biarlah diriku meminum air mata hujan yang menghabiskan dari cawan bunnga narsis dan mengisi hati kami dari kicauan burung yang menyenangkan.

Marilah kita luluri angin sepoi dengan wangian dan duduk dekat batu karang nun jauh disana di mana bersembunyi bunga lembayung saling memberi ciuman cinta.

READMORE...

Setetes air mata dan seulas senyuman

Takan kutukar dukacita hatiku demi kebahagiaan khalayak. Dan, akan kutumpahkan air mata kesedihan yang mengalir dari tiap bagian diriku berubah menjadi gelak tawa. Kuingin diriku tetaplah setetes air mata dan seulas senyuman.

Seteetes air mata menyucikan hatiku dan memberiku pemahaman rahasia kehidupan dan hal ikhwal yang tersembunyi. Seulas senyum menarikku dekat putra kesayanganku dan menjelma sebuah lambang pemijaan kepada Tuhan.

Setetes air mata menyatukanku dengan mereka yang patah hati, seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam keberadaan.

Aku merasa lebih baik jika mati dalam hasrat dan kerinduan ketimbang jika aku hidup menjemukan dan putus asa.

Aku bersedia kelaparan demi cinta dan keindahan yang ada di kedalaman jiwaku, lantaran telah kusaksikan mereka yang dipuaskan amat menyusahkan orang. Telah kudengar keluhan mereka dalam hasrat kerinduan dan itu lebih manis dari pada melodi yang termanis.

Ketika malam tiba bunga mengucupkan kelopak dan tidur, memeluk kerinduannya. Tatkala pagi menghamipri, ia membuka bibirnya demi menyambut ciuman matahari.

Kehidupan sekuntum bunga sama dengan kerinduan dan pengabulan. Setetes air mata dan seulas senyuman.

Air laut menguap dan naik menjelma menjadi segumpal mega. Awan mengapung diatas perbukitan dan lembah ngarai hingga berjumpa angin sepoi basa, jatuh bercucuran ke padang-padang bergabung bersama aliran sungai dan kembali kelaut, rumahnya.

Kehidupan awan gemawang itu adalah suatu perpisahan dan perjumpaan. Bagai setetes air mata dan seulas senyuman. Dan, kemudian jiwa jadi terpisahkan dari jiwa yang lebih besar, bergerak didunia zat melintas bagai segumpal mega diatas pegunungan duka cita dan dataran kebahagiaan demi berjumpa angin kematian kembali ke asalnya.

Menuju samudra cinta dan keindahan- ke Tuhan yang maha agung.

By : KG

READMORE...

Setetes tears and smile seulas

Takan kutukar sorrow for the happiness heart audience. And, akan kutumpahkan tears of sorrow flow from each section was changed to laughter with laughter. Kuingin keep myself setetes water seulas eyes and smile.
Seteetes tears to cleanse my heart and given me the secret of life and things that ikhwal hidden. Seulas senyum menarikku near kesayanganku and son into a symbol pemijaan to the Lord.
Setetes tears menyatukanku with their broken hearts, seulas smile a sign in the presence kebahagiaanku.
I feel better if the dead in the desire and longing when I rather humdrum life and despair.
I am prepared to starve for the sake of love and beauty that is in the depth of soul, because they have kusaksikan satisfied that the person is very distressing. Have their complaints heard in the yearning and longing is more on the sweet melody of termanis.
When the night arrived mengucupkan sheath and flower bed, hug kerinduannya. Menghamipri morning when he opens the lips in order to kiss the sun.
Life with the same interest sekuntum longing and fulfillment. Setetes water seulas eyes and smile.
Water vapor and rise into a mega segumpal. Clouds float above the canyon hills and valleys to meet the wind sepoy basa, fell into the stream-join with the river and back kelaut, house.
Life cloud gemawang is a separation and meeting. What setetes water seulas eyes and smile. And, and so inseparable from the soul the soul is greater, to move substances through the world like segumpal mega grief over the mountains and plains of happiness for the death wind fall back to their origin.
Go ocean of love and beauty-to the noble Lord is omniscient.
--------- By: KG ---------- READMORE...